Minggu, 23 Februari 2014

Cerita Mini: Guru Ngaji


“Assalamualaikum,” kataku sambil mengangkat gagang telepon.

“Waalaikumsalam,” jawab seseorang dengan nada akrab. Dari suaranya aku tahu beliau adalah guru mengajiku di TPA Ali Imran.  Beliau baru saja mengobrol dengan kakakku yang waktu itu adalah anggota remaja masjid setempat.

“Iya, ustadz. Ada apa?” tanyaku.

“Kamu rajin shalat, kan?”

“Iya, dong!” jawabku mantap.

“Lima waktu?”

Suaraku semakin pelan, “Iya.”

“Bohong...”

Aku tersentak! Suaraku tiba-tiba terasa berat. Pada akhirnya, aku tak mampu berbohong. Dengan terbata, aku pun menjawab, “I-iya, Ustadz.”

Begitulah cara beliau mengontrolku sebagai salah seorang santriwati andalannya. Aku pun dinasehati habis-habisan setelah itu. Aku hanya bisa nyengir sambil menahan malu. Aku sangat menghormatinya. Menurutku beliau adalah guru yang mengagumkan. Beliau tidak hanya sekedar mengajar kami mengaji dengan fasih, tapi juga menuntun kami untuk mempelajari agama dengan lebih baik lagi. Karenanya pulalah aku mendapatkan ilmu tentang berhijab dan istiqomah mengenakannya hingga kini. [] 


Quotes "The Alchemist" karya Paulo Coelho

  1. "Hal-hal sederhana dalam hidup memang yang paling luar biasa; hanya orang-orang bijak yang dapat memahaminya."
  2. "Pada saat tertentu dalam hidup kita, kita kehilangan kendali atas apa yang terjadi pada diri kita, dan hidup kita lalu dikendalikan oleh nasib. Itulah dusta terbesar di dunia."
  3. "Daya misterius adalah kekuatan yang tampaknya negatif, tapi benarnya menunjukkan kepadamu cara mewujudkan Legenda Pribadimu."
  4. "Kekuatan ini mempersiapkan rohmu dan kehendakmu, karena ada satu kebenaran terbesar di planet ini: siapapun kamu, atau apapun yang kau lakukan, saat kau benar-benar menginginkan sesuatu, itu karena hasrat tadi bersumber di dalam jiwa alam semesta. Itulah misimu di dunia."
  5. "Di masa-masa awal hidup mereka, orang-orang sudah tahu apa alasan hidup mereka. Mungkin itu pula sebabnya mereka pun menyerah terlalu dini. Tapi begitulah kenyataaanya."
  6. "Jika kau mulai dengan menjanjikan apa yang belum kau miliki, kau akan kehilangan hasratmu untuk bekerja guna mendapatkannya."

7 Proverbs and Their Meanings

A "proverb" is a short, traditional saying in general use. It usually expresses some obvious truth or familiar experience. Here are some proverbs that are well known in English, though some of them come from other languages. The meanings given are generally accepted meanings, though other interpretations may be possible.

1. "Don't cross your bridges before you come to them."
Don't worry about problems before they arrive.

2. "Soon learnt, soon forgotten."
Something that is easy to learn is easy to forget.

3. "Even a worm will turn."
Everybody will revolt if driven too far.
* worm (noun) = small thin animal with soft body and no legs
* turn (verb) = revolt, fight back

4. "It was the last straw that broke the camel's back."
There is a limit to everything.
* straw (noun) = dried stalk of grain (like grass)
* camel (noun) = large long-necked animal in the desert

5. "The way to a man's heart is through his stomach."
Many women have won a man's love by cooking good meals.
* way (noun) = path; route

6. "Where there's a will there's a way."
If we are determined to do something, we can do it.
* will (noun) = strong determination, desire.
* way (noun) = path, method

7. "The best advice is found on the pillow."
We may find the answer to a problem after sleeping.
* advice (noun) = recommendation as to what to do
* pillow (noun) = cushion to rest your head on sleeping

source: englishclub.com

Kamis, 20 Februari 2014

Kata Indah Anime & Manga

Orang ini kasar dan kurang ajar, tetapi tidak hina.
Hanya saja, dia lupa bagaimana seharusnya menggunakan kekuatannya.
-Himura Kenshin (Rurouni Kenshin: Kinema Ban)-

"Aku berharap kamu menggunakan kekuatanmu bukan untuk pertarungan kecil,
tapi untuk menghentikan air mata dan pertumpahan darah orang lain.
Kamu kuat, jadi kamu pasti bisa melakukan hal tersebut."
-Himura Kenshin (Rurouni Kenshin: Kinema-Ban)-

Perasaan dan tindakan setengah hati pada akhirnya hanya akan membuat wanita itu menangis.
-Harada Sanosuke (Hakuouki Reimeiroku)-

Hijikata Toshizo: "Siapa sih yang ingin membuat wanita yang dicintainya menderita?"
Yukimura Chizuru: "Aku juga tidak ingin melihat orang yang kucintai kesakitan."
(Hakuoki Shinsengumi Kitan)

"Kalau terjadi hal-hal sulit jangan jadi cengeng dan mengandalkan orang lain."
-Eikichi Onizuka (GTO)-
*Subtitlenya kekurangan vitamin G

"Orang sering mengatakan, 'sakit itu berasal dari pikiran'."
-Fuyutsuki Azusa (GTO)-

 “Saat kau sudah memutuskan, tidak ada pilihan lain selain melakukan.”
-Onizuka Eikichi to Futsyuki Azusa (GTO)- 

“Untuk terus melangkah maju, kita harus menemukan jalan kita sendiri.”
-Eikichi Onizuka (GTO)-

Kau tidak bisa menerima kehilanganmu. Saat semuanya berjalan salah, kau mulai berlari. 
Tingkahmu seperti orang dewasa yang kaubenci!
-Eikichi Onizuka (Great Teacher Onizuka)-

"Tidak peduli apapun itu, tetaplah sampaikan kebenaran. 
Meskipun itu sangat sulit untuk dikatakan."
-Yagami (Death Note)-

"Melakukan sesuatu dengan tergesa-gesa hanya akan mendatangkan kerugian."
- Soun Tendo (Ranma 1/2) -

"Musibah atau kesulitan sering datang beruntun."
-Soun Tendo (Ranma 1/2)-

"Kebaikan akan datang kepada mereka yang bersabar."
-Soun Tendo & Saotome Genma (Ranma 1/2)-

"Bagaimanapun usaha seseorang, tidak akan ada yang bisa mengubah sejarah."
-Happosai (Ranma 1/2)-









Tokoh Shinsengumi dalam Anime Hakuouki dan Rurouni Kenshin (Update)

Baru-baru ini saya selesai menonton anime Hakuouki Shinsengumi Kitan (Season 1). Ternyata beberapa tokohnya memiliki kesamaan dengan Rurouni Kenshin yang terinspirasi dari kelompok Shinsengumi yang asli. Berikut adalah penjelasan mengenai beberapa tokoh Shinsengumi yang saya temukan pada beberapa blog dan saya tambahkan sesuai dengan pengetahuan saya. Cekidot! :)

1. Hijikata Toshizo


Hijikata Toshizo dari Hakuouki dengan Aoshi Shinomori dari Rurouni Kenshin.

Berdasarkan sumber dari mbah gugel, sosok yang dijadikan model dari karakter ini merupakan wakil komandan Shinsengumi, Hijikata Toshizo (31 Mei 1835 - 20 Juni 1869)

Tapi, tokoh ini dimodifikasi secara ekstrim dalam manga/anime Rurouni Kenshin. Hijikata diubah menjadi sosok Aoshi sebagai pemimpin Oniwabanshu. Sementara dalam anime Hakuouki, peran Hijikata Toshizo kurang lebih dibuat mirip dengan sosok aslinya.

Faktanya, Hijikata selalu mengenakan Kodachi (sepasang pedang kembar, semacam pisau panjang). Dan uniknya Hijikata ini juga salah satu petarung yang sangat disegani dalam sejarah jepang dengan menggunakan kenjutsunya yang khas yaitu Shinsengumi-kenjutsu" gaya bertarung dari Tennen Rishin-ryu.

Hijikata meninggal dalam pertempuran Hakodate dan sampai sekarang belum tahu dimana dia dikubur tetapi nisan peringatannya bisa kita lihat di dekat Itabashi Station,Tokyo.


Hijikata Toshizo



2. Okita Souji

Pada anime Rurouni Kenshin, Karakter Okita Souji terdapat pada tokoh Soujiro Seta.
Sedangkan pada anime Hakuouki, Karakter Okita Souji terdapat pada tokoh dengan nama yang sama: Okita Souji. Perbedaannya, kisah Okita Souji dalam anime Hakuouki cukup mirip dengan kisah aslinya (bahkan diceritakan juga bahwa ia menderita penyakit TBC) dibandingkan dalam anime Kenshin yang telah dimodifikasi seperti tokoh lainnya.

Pada kenyataannya, Okita Souji merupakan seorang samurai anggota Shinsengumi, sang kapten regu 1 kelompok Shinsen. Dia adalah anggota Shinsengumi yang paling populer, di usianya yang masih sangat muda dia menguasai berbagai macam teknik-teknik pedang handal, dan pada usia 15 tahun lebih dia sudah menjadi seorang samurai yang ulung.

Pedang yang ia gunakan adalah Kikuichi Narimune (dalam anime Rurouni Kenshin pedang inilah yang digunakannya untuk bertarung melawan Kenshin pada pertarungan terakhir). Okita terkenal sebagai ahli pedang terbaik yg dimiliki oleh Shinsengumi.

Sayang sekali, pada umurnya yang ke 20 dia terserang TBC akut. Penyakit Okita mulai diketahui saat peristiwa Ikeda-ya. Dalam peristiwa Ikeda-ya terlihat Okita yang rubuh meskipun ia tidak terkena serangan musuh. Lalu setelah perang Boshin ia masuk rumah sakit di Edo dan meninggal dalam usia 25 tahun.

Okita Souji