Rabu, 19 Desember 2012

NIJI

“Ame...” katamu memulai obrolan dari seberang sana.

Kau selalu mengabarkanku tiap kali hujan turun. Ame berarti hujan dalam bahasa Jepang. Kau sangat menyukai hujan.

“Benarkah? Aku ingin melihat niji. Tapi di sini hujan belum turun,” balasku sedih.

Suasana hatiku sedang buruk. Aku berharap bisa melihat pelangi untuk membuatku ceria. Aku sedang punya masalah. Telah kuberitahukan padamu sebelumnya. Sayangnya, kau juga tak punya solusi untuk itu. Namun, keberadaanmu bagai awan yang meneduhkanku. Aku cukup tenang karenanya.

“Nampaknya orang-orang sedang menikmatinya saat ini. Kau juga akan melihatnya sebentar,” ujarmu.

“Bagaimana mungkin? Di sini kan sedang tidak hujan,” keluhku.

“Terlalu banyak kabut yang menyelimutimu sehingga pelangi itu tak mampu kau lihat. Cobalah untuk melepaskan kabut itu,” balasmu lagi.

Awalnya, aku tak paham. Namun, kini aku mengerti. Aku tak seharusnya membiarkan kabut itu menyelimutiku. Sebaliknya, aku harus bisa menciptakan pelangiku sendiri agar hatiku kembali cerah seperti langit biru di angkasa.





Yuphe Himura – nama pena dari Ayu Pertiwi. Terlahir pada tanggal 8 Februari 1992. Berstatus sebagai mahasiswi FBS UNM. Kunjungi akunnya via facebook: www.facebook.com/ayuhimura, twitter: @yuphehimura, email: yuphehimura@gmail.com, atau blog: http://yuphehimura.blogspot.com.

2 komentar:

  1. hhhmmmmm..........apa bagus komentaruku???

    BalasHapus
  2. tanyama' -,-

    janji meki kemarin naaaah :-/

    BalasHapus